Cut Nyak Din adalah perempuan cantik dari Tanah Rencong berdarah Minang, yang memiliki keberanian untuk menjaga marwah agama dan bangsanya. Ia terjun menghunus senjata, setelah suaminya, Teuku Umar, gugur sebagai syahid di medan pertempuran. Baginya, tak ada kata menyerah untuk melawan penjajah. Keberaniannya membuat pasukan Belanda dan kaki tangannya kalang kabut.
K.H. Ahmad Dahlan yang bernama asli Muhammad Darwis adalah anak seorang kyai dan dididik dalam lingkungan yang religius. Ia juga menempuh pendidikan di Makkah Al-Mukarramah, sebagaimana layaknya para ulama pada masa lalu. Komik ini adalah potret dari keteladanan seorang ulama besar, yang semangat perjuangannya terus mengispirasi generasi hingga saat ini.