Novel Pulang adalah kisah dua generasi—Dimas Suryo dan putrinya, Lintang Utara—yang bersama-sama menetap di Paris, Prancis. Seperti ribuan warga Indonesia lain yang terjebak di berbagai Negara dengan status stateless, keluarga Dimas Suryo tak pernah bisa pulang ke Indonesia karena paspor mereka dicabut dan kehidupan mereka terancam. Pada tahun 1998, Lintang Utara akhirnya berhasil menyentu…
Setelah Majapahit runtuh pada 1527, Jawa kacau balau dan bermandi darah. Kekuasaan tak berpusat, tersebar praktis di seluruh kadipaten, kabupaten, bahkan desa. Perang terus-menerus untuk memperebutkan penguasa tunggal. Permata-permata kesenian, baik di bidang sastra, music, dan arsitektur tidak lagi ditemukan. Selama hampir satu abad Jawa dikungkung oleh pemerintah teror, yang berpolakan tujuan…
Pembunuhan bisa terjadi di mana saja, termasuk di sebuah kota kecil, terpencil, dan nyaris terlupakan di tengah pandemic Covid-19. Seorang mantan guru SMP ditemukan tewas tercekik di halaman rumahnya sendiri. Polisi tidak tahu apakah ini pembunuhan terencana, pembunuhan tak disengaja, atau aksi pencurian yang berakhir dengan pembunuhan. Korban adalah guru yang disegani. Setelah pension pun, ma…
“Crime is common. Logic is rare. Therefore it is upon the logic rather than upon the crime that you should dwell.”
“Brain, character, soul — only as one sees more of life does one understand how distinct is each.”
“Will all great Neptune’s ocean wash this blood clean from my hand? No, this my hand will rather the multitudinous seas incarnadine, making the green one red.”
Love Looks not with the eyes, but with the mind, and therefore is winged cupid painted blind.
“Take the adventure, heed the call, now ere the irrevocable moment passes!”