Di balik gagahnya seorang kesatria, pasti ada sosok guru yang mendidik dan melatihnya dengan sabar dan gigih. Seperti itulah kiranya Shalahuddin Al-Ayyubi dan Nuruddin Zanki. Kisah Shalahuddin Al-Ayyubi tidak akan lengkap tanpa kisah gurunya, Nuruddin Zanki. Banyak ilmu pengetahuan, keterampilan, dan ketangkasan milik Shalahuddin Al-Ayyubi yang diwariskan dari Nuruddin Zanki. Shalahuddin Al-Ay…
Di Mosul, Shalahuddin tumbuh di lingkungan para mujahid Islam dan penghafal Al Quran. Ia dibesarkan di dalam ilmu dan adab Islam yang murni dan tinggi. Nuruddin Zanki mengajarkan ilmu bela diri dan keahlian berpedang, Syaikh Zahir Bakr mengajarkan ilmu agama. Inilah benih yang tertanam pada diri Shalahuddin, hingga mengantarkan dirinya menjadi Sang Pembebas Al-Asqa.
Shalahuddin terus menimba Ilmu agama dan Ilmu keterampilan berpedang dan berkuda. Dengan tekun, Shalahuddin berguru pada Nuruddin Zanki dan pamannya, Asadudin Syirkuh. Panggilan itu pun tiba. Penduduk kota Damaskus datang meminta pertolongan para prajurit di Mosul untuk membantu mempertahankan benteng kotanya dari serangan Tentara Salib. Pasukan Salib sangat yakin akan merebut benteng ini. Mer…
Pasukan muslim yang dipimpin Asaduddin Syirkuh berhasil masuk ke gerbang Kerajaan Fathimiyyah. Ibnu Ash-Shawar lah yang membukakan pintu gerbang itu. Ternyata, di balik perbuatannya, Ibnu Ash-Shawar memiliki rencana tersembunyi dengan mengizinkan pasukan muslim masuk ke wilayahnya. Akankah langkah Shalahuddin ini mampu mewujudkan impiannya merebut kembali Palestina? Cari tahu jawabannya dengan …
Sultan Nuruddin Zanki melepas pasukan perang yang dipimpin oleh Shalahuddin Al-Ayyubi menuju Mesir. Mereka dikirim untuk membebaskan kaum muslim dari kesewenang-wenangan Dinasti Fathimiyyah yang berkuasa di Mesir saat itu. Sang Sultan agak khawatir, sebab ia paham benar jika musuh yang dihadapi kali ini berbeda. Kelompok Assassin yang melindungi penguasa Mesir saat itu dikenal tangguh, culas da…
Makkah menjadi salah satu tempat paling penting dalam perkembangan Islam. Berawal dari kota itu, nilai-nilai ajaran Islam mulai dikenalkan dalam masyarakatnya. Madinah adalah tempat kedua terpenting dalam sejarah perkembangan Islam berikutnya. Di tempat itu, Rasulullah dan kaum muslimin menyebarkan agama Islam lebih luas lagi. Al-Quds adalah kiblat pertama umat Islam. Menuju tempat ini, Ra…
Imam Syafi’i dikenal sebagai Nashirul Hadits atau Nashirus Sunnah (Pembela Hadits atau Sunnah Nabi saw.), karena kegigihannya dalam membela hadits Nabi saw. dari berbagai penyimpangan dan penyalahgunaan. Karena kegigihan dan keberaniannya membela Sunnah, ia bahkan harus merasakan getirnya hidup di dalam penjara.