Text
Abu Dzar al-Ghifari: Sahabat Dekat Nabi Yang Zuhud Dan Pembela Kaum Miskin
Abu Dzar berasal dari suku Ghifar yang dikenal sebagai suku penyamun pada masa pra-Islam. Namun, ia termasuk orang yang paling awal memeluk Islam dan kemudian menjadi sahabat dekat Nabi Muhammad. Ia merupakan ahlus shuffah, yang setiap saat belajar dan mendapat bimbingan langsung dari Nabi—sekaligus tinggal dan menetap—di serambi belakang Masjid Nabi. Ketaatannya kepada Nabi tak diragukan, terutama dalam kezuhudan dan kesederhanaan yang ia pegang teguh sampai akhir hayat.
Sepeninggal Rasulullah, wilayah kekuasaan Islam menyebar luas ke luar Mekkah dan Madinah. Bersamaan banyaknya negeri taklukan disertai ghanimah, fa’i, dan beragam “pajak” yang melimpah, para pemimpin Muslim yang ditunjuk menjadi gubernur, amir, atau pejabat di wilayah taklukan menampakkan gaya hidup yang mewah, jauh dari teladan Nabi. Dalam situasi itu, taka da yang berani mengkritik mereka kecuali Abu Dzar. Dengan teguh dan konsisten, ia terus mengigatkan para penguasa untuk kembali kepada ajaran Nabi tentang kesederhanaan dan kezuhudan.
Tidak tersedia versi lain