Text
Ayat-Ayat Monogami Buya Hamka: Memahami Poligami Dari Tafsir Al-Azhar
Siapa yang pernah hanyut dalam alunan diksi Hamka? Mungkin tulisannya terasa menyentuh karena dimuati pengalaman hidupnya sendiri. Di antara karya yang paling banyak mengandung narasi biografis ini adalah Kenang-Kenangan Hidup (1950) dan Ayahku (1952).
Bahkan di buku fiksinya seperti Merantau ke Deli dan Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, narasi biografis ini juga muncul sedikit banyak, tersisip di sana-sini. Tampaknya inilah gaya Hamka saat berkomunikasi dengan pembacanya. Nada ceritanya terasa dekat, personal, dan related dengan banyak orang.
Ternyata di karya terbesarnya, Tafsir Al-Azhar, narasi biografis ini juga kadang muncul saat menafsirkan sebuah ayat.
Buku ini mencoba membedah narasi Hamka ketika menafsirka ayat-ayat poligami. Kenapa ayat ini? Karena Hamka sendiri pernah merasakan "kepedihan" saat ayahnya berpoligami dan menceraikan ibunya.
Dengan latar hidup seperti ini, lantas bagaimana Hamka memaknai ayat-ayat poligami?
Tidak tersedia versi lain