Text
Deep Talk With Allah
Rasanya hanya mendapat kehampaan. Aktivitas gerakan badan menghadap kiblat dan hafalan lisan, sebatas menggugurkan kewajiban sebagai seorang muslim. Hati dan pikiran ini masih menghadirkan segala permasalahan dunia. Bahkan sekedar kunci motor yang hilang, langsung teringat ketika tangan mengangkat takbiratul ihram.
Rupanya, hati masih terhijab dari Allah ta'ala. Lalai dan jauh dari terangnya cahaya petunjuk. Seolah setelah salam hilang tak berbekas. Tak mampu membendung dan menghindari ajakan nafsu untuk kembali berbuat keji dan mungkar setelah melaksanakan shalat.
Rindu rasanya ibadah yang agung ini menjadi istirahatnya hati dari dunia. Penuh sesak dengan kedamaian jiwa, menghadirkan kebesaran Allah, meraih nilai dengan makna, takut dan malu akan segala dosa dan kekurangan diri, serta berharap dengan guyuran limpahan rahmat Allah ta'ala.
Tidak tersedia versi lain