Panca indra adalah hadiah yang luar biasa dari Allah untuk hidup kita. Kita dapat melihat pelangi warna warni yang indah, mendengar suara burung yang bernyanyi merdu, mengidu wanginya bunga, dan menikmati lezatnya masakan ibu. Masya Allah! Begitu banyak kenikmatan dalam hidup kita yang kita kecap melalui indra. Allah Yang Maha Penyayang ingin kita merasakan keindahan dan kenikmatan hidup. Buku …
Buku ini mengenalkan kota-kota Islam yang berada di hati umat Isam, di mana pun dan kapan pun. Kota-kota ini dahulu menjadi simbol peradaban dan kemajuan. Di kota-kota tersebut, masih terlihat jejak peradaban Islam meski ratusan tahun telah berlalu.
Kisah-kisah hebat para ulama ini akan mendorong kita untuk selalu bersemangat, tidak malas, dan tidak mudah menyerah saat belajar. Kisah -kisah di dalam buku ini : 1. Para Wanita Menuntut Ilmu 2. Perempuan Mencari Ilmu di Masa Nabi Muhammad Saw 3. Jabir Bin Abdullah, Berjalan Sebulan Mencari Satu Hadits 4. Syaikh Baqi Bin Makhlad, Berjalan Kaki dari Spanyol ke Irak untuk Menuntut Ilmu 5…
Komik ini bercerita tentang kisah hebat para penakluk yang menjadi pahlawan muslim. Ada sepuluh pemuda istimewa yang akan dibahas di dalam buku ini. Mereka orang-orang yang sholeh, fisiknya kuat dan tangguh, dan pastinya memiliki akal yang cerdas. Mereka shahabat-shahabat Nabi yang gigih berjuang dan mengorbankan nyawa satu-satunya yang mereka miliki demi berdirinya panji-panji Islam di muka bu…
Komik ini bercerita tentang kemuliaan yang diperoleh para sahabat Nabi dari kegigihannya mempertahankan akidah. Ada sepuluh sahabat yang dengan kesabaran dan keteguhannya menjalani aneka cobaan demi mempertahankan akidahnya. Tak sedikit pun mereka goyah, walau siksaan begitu berat mendera. Mereka yakin, Allah dan Rasul-Nya tidak akan meninggalkan mereka. Kisah mereka pun selalu harum di lubuk h…
Menceritakan perjuangan para perawi hadits dalam menjaga dan mengumpulkan hadits-hadits shahih.
64 Kisah Sebab turun Ayat Al Qur'an Ingatkah sobat, awalnya Nabi Muhammad Saw dan para sahabat melaksanakan shalat dengan menghadap kea rah Baitul Maqdis. Nabi Muhammad sebenarnya ingin arah kiblat dipindahkan kea rah Ka’bah. Nabi pun berdoa dan meminta langsung kepada Allah tanpa henti.
Katanya pesantren nggak enak, nggak bebas. Itu kata orang. Faktanya, Syamil malah happy masuk pesantren. Di sana, dia berkenalan dengan sahabat-sahabatnya yang kocak dan nyebelin tapi sangat baik hati. Mereka menghabiskan waktu seru di pesantren. Aksi-aksi Syamil dan para sahabatnya bikin ketawa sakit perut sekaligus mengharukan. Ngapain aja sih mereka di pesantren?
El, sekarang lebih mandiri. Dia berusaha menyelesaikan semua persoalan yang dia hadapi di pesantren dengan caranya sendiri. Meski tak jarang ia malah mendapatkan masalah karena ulahnya itu. Tapi El tetap happy dan berusaha belajar dari kesalahan-kesalahannya itu. Itulah, El Bagaimana aksi-aksi El kali ini bersama sahabat-sahabatnya di pesantren?
El sekarang tidak hanya lebih mandiri tapi juga kekinian. El tertarik untuk nge-prank gara-gara nonton youtube saat liburan di rumah. El mencoba pakai masker wajah untuk menghilangkan jerawat di wajahnya. El juga tertarik menanam cabai di dalam pot gara-gara harga cabai yang mahal. Hmm apa yang El dapatkan dari semua itu?