Bagi Yunus Bahari, laut adalah Rahim purba di mana kehidupan bermula, sekaligus tempat peradaban lain bersembunyi di dasarnya. Keyakinan itulah yang membuat ahli maritime tersebut dianggap gila karena berusaha mencarinya ke Palung Agung. Saying, dia tewas secara misterius dalam ekspedisinya ke palung tersebut. Cucunya, Yunan, menolak kabar itu. Lima tahun kemudian, bersama sahabatnya, Mutiar…